Tonny Hawkins

Tonny Hawkins' blog

Saat Teduh Kristiani

Setelah Kematian menurut Kristen

Posted by tonnyhawkins on November 18, 2009 at 10:26 PM


Jika seseorang mati, apakah ia benar-benar mati? Bagaimana perasaan Anda jika seseorang menelpon dan suara yang terdengar adalah suara Ibu Anda yang telah mati dan sudah dikuburkan sebulan yang lalu ? Percayakah Anda bahwa suara itubenar-benar suara Ibu Anda, walaupun sebenarnya dia sudah mati ? Jutaan orang percaya bahwa mereka telah berhubungan dengan orang mati, bahkan pejabat-pejabat pemerintah dunia pun, sering meminta nasihat dari orang-orang yang dapat berhubungan dengan orang mati.

Untuk mengetahui kondisi manusia setelah kematian, kita harus melihat kembali kepada penciptaan manusia. Penciptaan manusia menyatakan bahwa manusia memperoleh hidup dari Allah (Kisah 17:25,28; Kolose 1:16,17). Hidup yang kekal atau abadi tidaklah diwariskan kepada manusia melainkan merupakan pemberianTuhan. Pertanyaan yang timbul adalah, kalau manusia tidak abadi, bagaimanakah dengan roh-nya. Apakah benar roh manusia dibakar selama-lamanya di api neraka ? Melalui pelajaran di bawah ini marilah kita simak apa yang dikatakan Alkitab.


Dimanakah Orang Mati Itu ?

 

                           

Dengan jelas Alkitab menyatakan tentang orang mati dan keadaan mereka kembali ke asalnya. Apakah kematian itu? Jika Allah tidak mengatakan kepada kita, kita tidak pernah akan mengetahuinya. Marilah kita analisa jawaban Allah. Tiga ribu limaratus tahun yang lampau seorang yang taat kepada Allah, tinggalditanah Uz, Arab dahulu kala, menyadari bahwa pohon dapat ditumbangkan, tetapi kini akar yang tua itu dapat tumbuh kembali. Tetapi apabila manusia mati, tanyakanlah kepada Ayub, "Dimanakah ia? (Ayub 14:7-10).

 

 

1.  Apakah yang terjadi bila seorang manusia mati ?

 "Dan debu kembali menjadi tanah seperti semuladan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya." Pengkhotbah 12:7. 

Catatan: 

Roh yang kembali kepada Allah adalah "Nafas hidup yang diberikan Allah kepada manusia." Ayub 27 : 3 ("selama nafasku masih ada padaku, dan roh Allah masih di dalam lubang hidungku). Dengan demikian nafas hidup manusia adalah merupakan satu-satunya dasar kehidupan, kalau dicabut berarti tubuh manusia itu kembali kepada debu tanah. Jantung tidak dapat lagi berdenyut. Otak tidak lagi berfungsi. Darah tidak dapat lagi mengalir.  Daud berkata: "ApabilaEngkau mengirim RohMu, mereka tercipta...... Apabila Engkau mengambilroh mereka,mereka mati binasa dan kembali menjdadi debu." Mazmur 104 : 30 bagian akhir.

 

 

2. Apakah roh manusia yang telah mati kembali kepada Allah dengan mempunyai  kesadaran ?

Tidak. Teks Ibrani maupun Yunani (ruakh dan pneuma) tidaklah menunjuk kepada adanya wujud berakal yang memiliki kesadaran terpisah dari tubuh.  Justru sebaliknya, istilah-istilah ini digunakan untuk menyatakan "nafas" -- percikan kehidupan yang essensial bagi eksistensi kehidupan individual. Pernyataan Salomo bahwa roh (ruakh) kembalikepada Allah yang memberikannya menunjukkan bahwa apa yang kembali kepada Allahialah sekadar prinsip kehidupan yang telah diberikan-Nya.

 

 

3. Apakah yang terjadi dengan kesadaran berfikir manusia? 

Telah tiada. "Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah; pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksudnya." Mazmur 146 : 4. "Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapiorang yang sudah mati tidak tahu apa-apa." Pengkhotbah 9 : 5 bagian pertama."Karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi." Pengkotbah 9 : 10.

 

4. Bagaimana dengan emosi /perasaan dari orang yang telah mati ?

"Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang" Pengkotbah 9 : 6

5. Adakah orang  benar yang telah matidapat memuliakan Tuhan?

Orang-orang yang telah mati tidak dapat memuliakan Tuhan, atau mereka yang telah turun ketempat yang sunyi kedua-duanya tak dapat memuliakan Tuhan." Mazmur 115 : 17.Baca Mazmur6 : 6 dan  88 : 11-13, Yesaya 38: 18, 19.

6. Dimanakah tempat tinggal orang yang telah mati?

Menurut Perjanjian Lama, tempat tinggal orang yang mati ialah sheol (Ibrani), dalam Perjanjian Baru disebut hades(Yunani). Keduanya di dalam Alkitab paling sering digunakan untuk pengertiankubur.  Ayub 17:13 menyatakan bahwa dunia orang mati adalah rumah dan tempat tidur pada waktu kematian (dengan demikian dunia orang mati tak lain adalah kuburan).  Ayat-ayat lain

Catatan :

Semua orang mati baik orang benar maupun jahat masuk ke dalam tempat ini (Mazmur 89 : 49). Pada waktu Yakub mati (Kej 37 : 35),juga ketika bumi menelan Korah yang jahat dan rombongannya (Bil 16 : 30). KetikaKristus mati, Ia dimasukkan ke dalam kubur (hades), waktu kebangkitan JiwaNya meninggalkan hades (Kisah 2 : 27, 31 atau sheol, Maz 16:10). Daud bersyukur bahwa jiwanya telah diselamatkan "dari dunia orang mati(sheol)" Maz 30 : 3.

 

 

7. Bagaimanakah keadaan manusia sementara berada dalam kubur ? 

"Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berduka cita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan." I Tesalonika 4:13.

Catatan: 

Baca Yohanes 11: 11 - 14 sehubungan dengan kematian Lazarus. Yesus menggunakan istilah-istilah "tidur" dan "mati" yang tak dapat dipertukarkan. Selama kematiaannya (4 hari) ia tidak bisa pergi ke surga, neraka, atau ke api penyucian. Apabila Yesus membangkitkan dia kepada kehidupan ia tidak memanggil dia dari Neraka atau Turun dari Sorga. Dengan sederhana Ia berkata, "Lazarus, keluarlah." Yohanes 11: 43,bagian akhir.

8. Kemakah Ayub berharap untuk pergi ketika ia mati ? 

"Seperti air menguap dari dalam tasik, dan sungai surut dan menjadi kering, demikian juga dengan manusia berbaring dan tidak bangkit lagi, sampai langit hilang lenyap, mereka tidak terjaga, dan tidak banungun dari tidurnya.Ah, kiranya Engkau menyembunyikan aku di dalam dunia orang mati, melindungi aku,sampai murkaMu surut; dan menempatkan waktu bagiku, kemudian mengingataku pula!" Ayub 14:11-13.

Catatan: Ayub mengharapkan hidup kembali bilamana kebangkitan akan terjadi. (Ayub 14 : 14, 15). Dan ia berharap untuk memandang Allah dengan tubuhnya. Baca Ayub 19:23-27. Kebangkitan merupakan satu-satunya pengharapan manusia untuk terlepas dari kuburan. (I Korintus15:16-22).

9.  Yesus mengatakan apakah yang terjadi dengan orang mati ketika bunyi suaranya memanggil mereka? 

"Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba bahwa semua orang yang didalam kuburan akan mendengar suaranya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal,tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. "Yohanes 5 : 28-29. 

Catatan: Ayub mengetahui bahwa ia akan menanti panggilan dari pemberi hidup itu dari dalam kubur. Baca Ayub 17:13.

 

10. Jika orang yang meninggal dapat langsung masuk surga (bagi orang percaya) dan langsung masuk neraka (bagi orang tidak percaya,  maka ini akan bertentangan denganbagian-bagian Alkitab yang mana saja?

 

~ Yohanes 5: 28-29 (ayatbutir 9)

Manusia harus  bangkit dulu untuk menerima hidup kekal ataupun hukuman, hal ini tidak dapat diwakili oleh "roh"nya saja. Andaikan begitu manusia tidak perlu dibangkitkan danTuhan Yesus tidak perlu datang menjemput umatNya.

 

~ I Korintus 15 : 17 -18  "JikaKristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dankamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yangmati dalam Kristus" (Baca mulai ayat 12 - 23)

Bila orang benar dapat langsung ke surga bila meninggal (Tradisi mempercayai bahwa mereka yang menginggal sebelum Kristus bangkit, dibawa ke pangkuan Abraham) maka tidaklah sia-sia kepercayaan kita dan tidak lah binasa mereka yang percaya padaNya, meskipun Kristus tidak bangkit di kemudian hari.

 

~ Manusia belum  menerima upahnya sebelumKristus datang kembali.

Matius 16: 27 "Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya." 

Matius 25 : 31 - 46 "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nyadan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam diatas takhta kemuliaan-Nya.Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akanmemisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembalamemisahkan domba dari kambing,....Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

Wahyu 22 : 12  "Sesungguhnya Aku datang segeradan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya."

 11. Adakah Kristus pergi kepada BapaNya ketika hari kematianNya?

Tidak, karena setelah tiga hari kemudian darihari kebangkitanNya Yesus berkata kepada Maria, "Janganlah engkau memegangAku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi kepada saudara-saudaraKu dankatakanlah kepada mereka bahwa sekarang Aku akan pergi kepada BapaKu dankatakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada BapaKu danBapamu." Yohanes 20:17.

12. Apakah pencuri yang bertobat disebelah salib Yesus langsung masuk ke surga setelah ia mati ?

Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."Lukas 23:43 (Firdaus sama dengan surga  II Kor 12:4, Wahyu 2:7).

Kalau menurut terjemahan di atas, tentulah Kristus segera masuk ke surga pada hari Jumat itu menghadap hadirat Tuhan, bersama dengan pencuri itu. Namun ternyata tidak demikian (lihat butir 11 di atas).

Naskah Alkitab dahulu tidak mengenal tanda koma maupun jarak antar kata. Dengan ditambahkannya tanda-tanda baca maka muncullah perbedaan yang cukup berarti atas makna nas itu. Para penerjemah Alkitab menggunakan akal pertimbangan yang terbaik dengan menaruh tanda baca, akan tetapi karya itu tentu saja bukanlah diilhamkan. Ayat ini tidak akan bertentangan dengan ayat-ayat lainnya tentang kematian di dalam Alkitab, bilatanda koma diletakkan sesudah kata "hari ini", sehingga bunyinya: "Aku berkata kepadamu sesungguhnya hari ini juga (maksudnya : hari ketika Aku mati, ketika Aku masih tergantung dan kelihatan tak berdaya), engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" - Ini adalah suatu janjiyang akan digenapi menyusul kebangkitan orang benar pada waktu kedatangaNyayang kedua kali.

Catatan : Pencuri yang beriman itu berkata "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Luk 23:42. Jawaban Yesus di ayat 43, bukanlah mengoreksi perkataan dari Pencuri tsb. Tapi justru menguatkan, bahwa 'Ya' Tuhan Yesus akan mengingatnya ketika Dia datang sebagai Raja dan Pencuri itu akan bersama-sama Tuhan di Firdaus.

13. Apakah yang Yesus ajarkan tentang saatnya orang-orang masuk  firdaus sebagai pahala mereka?

Kurang dari dua puluh empat jam sebelumjanji ini kepada penjahat dikayu salib, Yesus memberikan kepada murid-muridNyajanji yang tertulis dalam Yohanes 14:1-3. la membicarakan tentang istanadalam rumah Bapa ketika la datang untuk menjemput mereka sebagai milikNya. BacaMatius 16:27; 25:31, 34.

 

 

 

KESIMPULAN

 

Dalam khotbahnya pada hari Pentakosta Petrus menyatakan bahwa Daud tidak naik kesurga karena ketika dia wafat, tetapi tetap beristirahat di kubur. Baca Kisah 2:29, 34. Sementara kita masih kita hidup biarlah kita bersiap untuk berjumpa dengan Kristus pada kedatanganNya yang kedua kali. Inilah pengharapan Rasul Paulus. Baca II Timotius4:6-8. Itu juga boleh menjadi pengharapan kita. Hanya satu jalan untuk memperoleh hidup kekal setelah kebangkitan lalu hidup selama-lamanya. "Barangsiapa yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap adadi atasnya." Yohanes 3:36. Kebangkitan Kristus membuat kepastian bahwa seseorang yang tinggal di dalam Kristus akan memperoleh hidup yang kekal. Baca 1Korintus 15:16-22.


Dapatkah Orang Mati Berhubungan Dengan  Orang  Hidup?

 

Teori yang dapat memungkinkan orang hidup berhubungan dengan orang yang telah meninggal dikenal sebagai spiritisme.Ini bukanlah terminologi Alkitab. Penganut faham ini menerima keadaan manusia yang tidak binasa sebagai dasarnya. Jika garis komunikasiselamanyaterbuka diantara orang hidup dan yang sudah mati maka hal itu tidakdapat tepat untuk berbicara tentang kematian seseorang. Tetapi kematian adalah lawan kehidupan. Perbedaan diantara hidup dan mati adalah hubungan manusia kepada pengetahuan raja Salomo menyatakan, "karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang-orang yang mati tidak tahu apa-apa, tidak ada upah lagi bagi mereka bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap." Pengkhotbah 9:5.

 

 

1. Siapakah pengantara roh untuk pertama kali? 

"Adapun ular yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan olehTuhan, Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya,bukan?. "Kejadian 3:1.

 

2. Untuk maksud apakah perantara itu digunakan? 

"Sama sepertiHawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya." II Korintus 11: 3 bagian akhir. 

Catatan: Sejak saat itu hasil dari setiap hubunganpengantaraan (Medium) roh adalah penipuan. Setan menguasai ular. Iamembuat seakan akan ular berbicara. Hawa pikir ia berbicara dengan ular yang sebenarnya ia sedang berbicara dengan setan sendiri. Ia telahdiungkapkan sebagai "ular tua" yang disebut setan. Yang telah menipu sejakawal dunia ini. Wahyu 12 :9 bagian pertama.

 

3. Dasar penipuan apakah yang disampaikan ular itu kepada Hawa? 

"Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "sekali-kali kamutidak akan mati." Kejadian 3:4. 

Catatan:Pernyataan setan ini bukan saja menipu Adam dan Hawa tetapi juga sebagian besar umat manusia sehingga spiritisme berkembang pesat. Namun sebagaimana yang dinyatakan Yesus,bahwa setan "adalah pembunuh manusia sejak mulanya dan tidak hidup dalam kebenaran ...... karena ia adalah pendusta dan bapasegala dusta." Yohanes 8:44 bagian akhir.

 

4. Rahasia-rahasia yang terlarang dan tersembunyi apakah yang diamarkan Musa? 

:"Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menetang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya. Apabila ada seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal,pastilah mereka dihukum mati, yakni mereka harus dilontari batu dan darahmereka tertimpa kepada mereka sendiri." Imamat 20:6, 27.

 

5. Ketika raja Saul pergi kepada wanita petenung di Endor adakah benaria berbicara dengan nabi Samuel? 

Tuhan telah menolak untuk berhubungan dengan raja Saul. Baca I Samuel28:6."Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baikdengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi."

Catatan: Perbuatan Saul meminta "petunjuk dari arwah adalah jahat dimataTuhan. "Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN,oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena iatelah meminta petunjuk dari arwah"  I Tawarikh 10:13 

 

6.Penipuan apa lagi yang dikatakan oleh roh yang muncul dengan wujud Samuel itu?

"... besok engkau serta anak-anakmu sudah ada ada bersama-sama dengan daku..." I Samuel 28:19 

Catatan:Jika perkataan "roh yang berwujud Samuel" itu benar, berarti Saul yang telah mendurhaka (lihat butir 5) akan tinggal bersama-sama Samuel, orang benar.

 

7. Adakah roh orang mati kembali kepada Tuhan atau beredar-edar diantara orang hidup?  

"Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang, demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati tidak akan muncul kembali. Ia tidak lagi kembali ke rumahnya, dan tidak dikenal oleh tempat tinggalnya." Ayub 7:9,10.

 

8. Bagaimana Musa yang telah mati dapat menampakkan diri di atas bukit ?

"Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia."Matius 17: 2-3

Penampakan ini bukanlah penampakan dari roh orang mati. Kitab Yudas memberikan jawbannya. Yudas menyatakan kebangkitan yang khusus diberikan kepada Musa,  dimana terjadi  pertengkaran antara Mikael dan iblis memperebutkan tubuh Musa (Yudas 9). Iblis tidak mendapatkan tubuh Musa, karena Musa dibangkitkan oleh Tuhan dan dibawa ke surga.Tuhan yang menguburkan Musa dan Dia pula yang membangkitkannya sehingga tidak ditemukan lagi kuburnya (Ulangan 34 : 5 - 6).

 

9. Apakah yang menjadi penyebab dari kemurtadan pada hari terakhir?

"Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktukemudian ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat danajaran setan-setan." I Timotius 4:1. 

Catatan: Setan mampu mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan penipuan yang amatlicik  "sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihanjuga" Baca : Matius 24:24, 7: 22-23,. II Korintus 11:14, II Tesalonika 2:9; Wahyu13:13 ; 16:13, 14.

 

 

 

KESIMPULAN

Kemudian manusia adalah hasil ciptaan manusia sendiri. Apabila manusia dijadikan ia dibuat dari debu tanah. Setelah ia dirupakan, Allah menghembuskan nafas hidup. Manusia tak berpikir sadar, ia tak bisa bergerak sampai Allah menghidupkan dia dengan memberi nafas hidup melalui lobang hidungnya. Dengan demikian jika seorang mati "nafas hidup telah meninggalkan dia", ia berhenti berpikir, ia tak dapat bergerak, ia sepenuhnya tak bisa sadar lagi, tubuhnya akan kembali menjadi debu seperti semula. Dan sebagaimana Alkitab mengatakan, di dalam kematian manusia akan "tertidur dan mati."Mazmur 13:4. Dan oleh karena itu ia akan "tidur sementara waktu," (Yeremia 51:39) sampai kebangkitan (Yohanes5:28,29) tak ada lagi hubungan antara orang mati dan orang yang masih hidup.


Artikel ini yang menguatkan Iman Saya ketika Saya kehilangan orang yg saya cintai...

Artikel ini saya kutib dari http://www.dianweb.org

 


 


 


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

3 Comments

Reply heni wijayanti
9:48 AM on April 23, 2013 
kematian adalah tidur yang panjang menjelang kebangkitan
Reply Pendet aliane
8:04 PM on June 23, 2013 
Dalam kematian manusia pengertiannya apakah daging berpisah dengan roh atau bagaimana ? Tidak bisa didapat didalam Beibel Perjan Baru maupun Beibel Perajan Baru.

Seperti yang kita ketahui dari kisah Lazarus dan orang kaya setelah kematian mereka (lih. Luk 16:16-31), kita mengetahui, bahwa manusia ?ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.? (Ibr 9: 27). Pada saat inilah kita diminta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita (lih. Luk 16:2) dan akan diadili sesuai dengan perbuatan kita (lih. 1 Pet 1:17, Rom 2:6). Lalu jiwa kita menerima akibat dari keputusan pengadilan ini. Inilah yang disebut Pengadilan Khusus.
Paulus berkata bahwa upah dosa adalah maut/kematian (Rom. 6:23). Dasar pandangan tersebut yaitu iblis merupakan penguasa kematian (Ibr. 2:14), walaupun sebenarnya Allah sendirilah yang mampu menghancurkan tubuh dan jiwa dalam dunia kematian (Mat. 10:28 ; Why. 2:23). Dalam perjanjian baru penyebab kematian merupakan hal yang theologis. Kematian itu universal dan hal tersebut merupakan keuniversalan kesalahan manusia dan jalan manusia untuk pengampunan. Jelas pendapat Paulus bertentangan dengan (Mat 10:28 ; Why 2:23).

Akibat Dosa. Iman kita juga mengajarkan kita tentang asal mula kematian itu. Dari wahyu, kita mengetahui bahwa kematian tidak termasuk dalam rencana asaliah Tuhan. Sebelum manusia mengacaukan keadaan dengan dosa, sebelum itu belum ada kematian. Dosa adalah sebab utama dari kematian. Kematian telah masuk ke dalam dunia oleh dosa. Kematian telah menjalar kepada semua orang karena semua orang telah berbuat dosa. (Rom 5:12). Kematian tidak dibuat oleh Allah dan Ia pun tidak bergembira atas kemusnahan yang hidup. Allah telah menciptakan manusia untuk kebakaan tetapi kedengkian setan telah memasukkan kematian ke dalam dunia. (Kebijaksanaan Salomo 2:23-24). Karena kesalahan pribadi maka manusia sendiri bertanggungjawab atas kematian; kematian adalah siksa yang adil dari pihak Tuhan untuk dosa yang dilakukan oleh manusia.

Kalau kematian tidak termasuk dalam rencana asaliah Tuhan, siapakah/apakah yang menyebabkan kematian itu ? Lalu orang berdosalah yang mati, kalau orang percaya dan dosanya sudah ditebus dikayu salib masihkah kita mengalami kematian seperti orang berdosa ? Secara logika, kehidupan ini ada yang mengatur dari Yang Maha Mengatur, lalu kenapa kematian dikatakan sebagai tidak dalam rencana asaliah Tuhan ?

Kalau kita sebagai anak Tuhan dan orang percaya serta Dosa kita sudah ditebus pula dikayu Salib, apakah kita masih dihakimi lagi. Lalu yang dihakimi itu apakah daging, tulang berserta roh kita ? Atau terpisah hanya roh yang dihakimi. Ayatnya dimana dalam Beibel untuk mendukung argumentasi ini ? Kalau hanya perkataan Rasul Paulus itu hanya pendapat manusia bernama Paulus tidak menguatkan argumentasi.
Reply Alfonsus Markus Duli uran
3:50 AM on November 21, 2013 
Disaat ini Saya sedang rindu dengan Anak saya yang sudah mati berdosa kah saya dan masih percayakah saya dengan Tuhan .